Hari Rabu (6/11/2019) dilaksanakan Rapat Koordinasi Penarikan Eks Logistik Pemilu Tahun 2019 dan Review Hasil Pemeriksaan BPK RI di KPU Kabupaten Malang. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Tumapel Kantor KPU Kabupaten Malang Jalan Panji Nomor 119 Kepanjen ini menghadirkan Sekretaris Camat selaku Sekretaris Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ex Officio Pemilu 2019. Dibuka dengan sambutan Ketua KPU Kabupaten Malang Anis Suhartini, rakor ini bertujuan untuk persiapan penarikan Barang Milik Negara (BMN) yang berupa logistik Pemilu 2019. Setelah pelantikan Presiden RI dan Wakil Presiden RI terpilih Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI tahun 2019 kemarin, logistik dan perlengkapan pemilu dapat ditarik dan dilakukan pemusnahan. Anis Suhartini mengatakan, “Memang seharusnya logistik Pemilu 2019 sudah harus terkumpul di KPU Kabupaten Malang. Kemarin kita terkendala pengangkutan penarikan dan gudang penyimpanan yang memadai. Sekarang sudah ada solusi untuk itu. Untuk penarikan logistik, KPU Kabupaten Malang akan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia. Gudang penyimpanannya ditempatkan di gudang yang disewa KPU Kabupaten Malang di Curungrejo, Kepanjen.”

Selain itu, Ketua KPU Kabupaten Malang menyampaikan terkait pemeriksaan kinerja oleh BPK RI yang dihadapi KPU Kabupaten Malang. “Laporan pertanggungjawaban kinerja dan keuangan PPK ex officio Pemilu 2019 yang lalu masih menyisakan beberapa persoalan. Masih ada kecamatan yang belum selesai surat pertanggungjawabannya,” ungkap Anis Suhartini. “Kita menghadapi pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Malang pada September 2020 nanti. Saya harap, masalah yang terjadi sekarang tidak akan terjadi lagi. Evaluasi dan perbaikan, serta pola komunikasi yang terbuka dibutuhkan agar semua persoalan segera mendapat solusi,” lanjut Ketua KPU Kabupaten Malang.
Berikutnya sambutan laporan kegiatan oleh Sekretaris KPU Kabupaten Malang Arief Subagyo. Dilanjutkan pemaparan oleh perwakilan PT. Pos Indonesia tentang skenario dan jadwal penarikan logistik di masing-masing kecamatan.