Ket. gambar : Ketua KPU Kabupaten Malang Santoko saat sambutan.

 

Malang – kpud-malangkab.go.id – KPU Kabupaten Malang menggelar sosialisasi Penyusunan Penataan  Dan Alokasi Kursi Pemilu untuk Pemilu Legislatif DPRD Kabupaten Malang untuk tahun 2019. Digelar Sabtu (9/11) di Harris Hotel Malang, agenda ini dihadiri berbagai elemen masyarakat, Ormas, Partai Politik, Lembaga Swadaya Masyarakat, Organisasi Kepemudaan, Media, Pemerhati lingkungan dan disabilitas dan unsur lain.

Ketua KPU Kabupaten Malang Santoko dalam sambutannya menekankan pentingnya pemahaman bersama antara penyelenggara Pemilu dan Partai Politik peserta Pemilu tentang pelaksanaan Pemilu 2019 dalam konteks Pemilu DPRD Kabupaten Malang.

“Pasal 185 UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu menjelaskan tentang 7 Prinsip Penyusunan Dapil Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota yakni kesetaraan nilai suara, ketaatan pada sistem Pemilu yang proporsional, proporsionalitas, integralitas wilayah, berada dalam cakupan wilayah yang sama, kohesivitas dan kesinambungan”, demikian Santoko menjelaskan.

“Mengacu dan sesuai Data DAK2 (Data Agregat Kependudukan per Kecamatan Pemilu 2019, jumlah penduduk Kabupaten Malang adalah 2.646.369 dengan komposisi jumlah penduduk laki-laki sejumlah 1.250.703 dan penduduk perempuan 1.213.666, dan merujuk pada ketentuan bahwa Kabupaten/Kota dengan jumlah penduduk lebih dari 1.000.000 (satu juta) orang sampai dengan 3.000.000 (tiga juta) orang mendapatkan alokasi 50 kursi, maka alokasi kursi pada pemilu DPRD 2019, jumlah kursi di Kabupaten Malang adalah 50 kursi”, imbuh Santoko pada hadirin.

Ket. gambar : Sofi Rahma Dewi menyampaikan paparan materi sosialisasi.

Pada sesi selanjutnya Komisioner Divisi Perencanaan dan Data KPU Kabupaten Malang Sofi Rahma Dewi menjelaskan detail seluruh materi Sosialisasi Penyusunan Penataan Dapil dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Kabupaten Malang dalam Pemilu Tahun 2019.