Sempurnakan Sirekap, Persiapkan untuk Pemilihan dan Pemilu

Berita Terkini Tanggal Kirim: 05 Februari 2021 | Penulis:

Bandung, kpu.go.id - Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) terbukti sukses membantu penyelenggaraan Pemilihan 2020 yang lebih transparan, cepat dan mudah diakses oleh masyarakat. 

Meski demikian penyempurnaan tetap harus dilakukan mengingat Sirekap di masa akan datang diharapkan dapat menjadi alat penghitungan resmi dalam penyelenggaraan pemilihan maupun pemilu berikutnya. 

Berangkat dari semangat tersebut, pada Jumat (5/2/2021), Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyelenggarakan Rapat Evaluasi Sirekap yang dihadiri Ketua, Anggota, Sekjen serta jajaran pejabat dan staf. Hadir juga tim ITB selaku pengembang Sirekap. Tujuan dari rapat ini tentunya menghimpun masukan dan saran untuk pengembangan Sirekap selanjutnya. 

Pelaksana tugas (Plt) Ketua KPU RI Ilham Saputra menganggap penting pertemuan ini mengingat sudah tercetus keinginan dari DPR untuk menggunakan Sirekap sebagai alat penghitungan resmi di pemilihan maupun pemilu berikutnya. "Jadi tidak lagi alat bantu. Maka banyak yang perlu kita persiapkan," ujar Ilham. 

Pimpinan KPU RI lainnya, Arief Budiman menilai penyelenggaraan pemilu ke depan tidak bisa terlepas dari penggunaan IT. Apalagi merujuk Undang-undang (UU) yang ada saat ini maka penyelenggaraan pemilu dan pemilihan kepala daerah akan dilaksanakan berbarengan atau serentak.  Yang tentunya kehadiran Sirekap akan membantu dalam proses kerja di TPS dan tahapan rekapitulasi selanjutnya. "Kelebihan Sirekap juga karena (sistem ini) tidak bisa dicurangi, karena menggunakan capture," kata Arief. 

Senada, Anggota KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi, Viryan serta Evi Novida Ginting Manik memandang penting kegiatan evaluasi Sirekap untuk mencari aspek mana saja yang perlu diperbaiki. Beberapa di antaranya seperti peningkatan kapasitas SDM, teknologi atau aturan teknis. 

"Semoga dengan adanya evaluasi ini kita dapat mendeteksi segala sesuatu yang kurang," ucap Pramono.

"Wajar jika hasil kemarin belum sempurna, kami berkeinginan untuk memperbaiki apa saja yang dapat meningkatkan kualitas Sirekap," tutur Viryan. 

"Kita berharap Sirekap ini lebih baik dan dapat digunakan di 2024," tambah Evi. 

Sementara itu Sekjen KPU RI Bernad Dermawan Sutrisno menganalisis setidaknya ada 4 aspek yang perlu menjadi perhatian bersama untuk peningkatan kualitas Sirekap di masa mendatang. Aspek regulasi menurut dia penting untuk memastikan penggunaan Sirekap tidak lagi terhambat. 

Aspek lain menurut Bernad adalah anggaran. Dan yang tidak kalah penting menurut dia adalah aspek sosialisasi yang tidak hanya dilakukan secara internal tapi juga harus eksternal disampaikan luas kepada stakeholder dan masyarakat. "Terkait aspek keluar, untuk meyakinkan publik dan stakeholder apa yang kita lakukan ini bermanfaat dan sayang apabila tidak digunakan oleh bangsa ini," tutup Bernad. (hupmas kpu ri dianR/foto: dianR-bili/ed diR)


Melayani Rakyat Menggunakan Hak Pilihnya


Hari
Jam
Menit
Detik

ARSIP POSTING
[February 2021] 11 Arsip posting
[January 2021] 23 Arsip posting
MULTIMEDIA
Rapat Pleno Penetapan Paslon Terpilih dalam Pemilihan Tahun 2020
AGENDA KEGIATAN