Laporan Isu Hoaks Dari Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika

Berita Terkini Tanggal Kirim: 23 Maret 2020 | Penulis:

Laporan Isu Hoaks
Dari Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika
Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.
Minggu, 22 Maret 2020

1. Pesan WhatsApp Koneksi Internet Gratis 100 GB.
Penjelasan :
Beredar pesan di media sosial platform Whatsapp terkait koneksi internet gratis selama 90 hari sebesar 100 GB. Dijelaskan pula bahwa untuk mendapatkannya dilakukan dengan cara klik link yang tersedia dalam pesan tersebut.

Faktanya, CEO Digital Forensic Indonesia Ruby Alamsyah menyatakan bahwa pesan tersebut adalah hoaks. Ruby menjelaskan bahwa pesan tersebut merupakan modus kejahatan siber untuk mencuri kontak-kontak hingga browsing history korban, apabila klik link dalam pesan tersebut.

2. Pembukaan Donasi Mengatasnamakan RSPI Sulianti Saroso.
Penjelasan :
Beredar unggahan di media sosial Twitter sebuah gambar yang menginformasikan bahwa Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso membuka donasi dengan mencantumkan nomor rekening salah satu bank.

Faktanya, RSPI Sulianti Saroso membantah informasi yang beredar tersebut. Melalui laman instagramnya, pihak RSPI menegaskan bahwa hal itu adalah tindak penipuan. Gambar tersebut merupakan hasil suntingan dengan mengatasnamakan RSPI Sulianti Saroso.

3. Vladmir Putin Menurunkan 800 Harimau dan Singa agar Warga Tinggal di Rumah.
Penjelasan :
Beredar postingan berupa foto singa yang sedang berjalan di jalan raya dengan narasi Presiden Vladmir Putin telah menurunkan 800 harimau dan singa supaya warga tidak keluar dan tetap di dalam rumah.

Faktanya setelah ditelusuri lebih lanjut, foto tersebut adalah foto seekor singa yang berjalan di jalanan Braamfontein kota Johannesburg, Afrika Selatan. Jadi
foto singa yang dikaitkan dengan Vladmir Putin jelas salah dan tidak terkait sama sekali.

4. Pasien PDP Covid-19 Kabur dari Ruang Isolasi RSUD Embung Fatimah.
Penjelasan :
Beredar sebuah pesan berantai di media sosial WhatsAppi bahwa ada seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 kabur dari RSUD Embung Fatimah kurang lebih pukul 19:00 WIB hari ini.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi menegaskan bahwa pesan berantai tersebut tidak benar. Didi menjelaskan bahwa pasien tersebut bukan kabur dari RSUD Embung Fatimah tetapi, dia dipulangkan dan dipantau petugas Dinkes. Dia sudah
diberi obat, edukasi dan dipulangkan untuk menunggu hasil swab. "Pasien awalnya dicek, ternyata cuman mengidap pneumonia ringan dan sudah diberi obat, diberikan edukasi lalu dipulangkan," terang Didi Kusmarjadi.

5. Gara-Gara Virus Corona, Buruh Asal China Digaji 200 Juta Per Tahun.
Penjelasan :
Beredar postingan di media sosial berisikan narasi yang menyatakan bahwa dampak dari virus Corona atau COVID-19 menjadikan tampak bahwa buruh asal China digaji 200 juta per tahun. Dalam postingan itu dimasukkan beberapa potongan tangkapan layar judul berita dari cnnindonesia.com dan
tribunews.com.

Klaim Virus Corona membongkar gaji buruh asal China Rp 200 juta bebas pajak tidak terbukti, artikel yang digunakan untuk mendukung klaim tidak memberikan keterangan buruh
asal China digaji Rp 200 juta per tahun lebih besar dari buruh asli Indonesia. Pembebasan pajak hanya berlaku untuk
pekerja industri manufaktur dan bukan hanya pekerja asing asal China.

6. Foto keadaan kota kota di dunia saat Corona mendera datang. Jakarta paling beda.
Penjelasan :
Beredar di media sosial unggahan sebuah gambar yang merupakan gabungan dari 4 foto berbeda dengan narasi "Keadaan kota kota di dunia saat Corona mendera datang. Jakarta paling beda...! Nekat, Tidak Mengerti, atau...?".
Masing foto tersebut bertuliskan kota dan negara.
Foto kiri atas tertulis "WUHAN", foto kanan atas tertulis "ITALY", foto kiri bawah tertulis "PHILLIPINE", dan foto
kanan bawah tertulis "INDONESIA".

Berdasarkan hasil penelusuran, klaim di narasi yang menyertai foto unggah sumber klaim itu adalah klaim yang
keliru. Foto di kanan bawah yang bertuliskan "INDONESIA" itu bukanlah foto keadaan Indonesia, ataupun Jakarta
pada saat virus corona COVID-19 diumumkan sudah positif ada di Indonesia. Foto itu sudah diunggah ke internet setidaknya sejak tahun 2016.

7. Gambar Sampul Koran Tempo "Gotong Royong Melawan Virus Corona".
Penjelasan :
Beredar di media sosial Facebook sebuah gambar sampul koran
Tempo dengan judul "Gotong Royong Melawan Virus Corona"
disertai tulisan "Giliran Korupsi Diem-Diem".

Faktanya, gambar sampul tersebut merupakan hasil suntingan. Diketahui judul asli sampul koran Tempo itu adalah "Tersandung Perkara Gula", yang diterbitkan pada tanggal 3 Mei 2019.

8. Kerusuhan di Inggris Dampak Dari Lockdown COVID-19.
Penjelasan :
Beredar informasi video di salah satu kanal Youtube yang menggambarkan kerusuhan yang terjadi di Inggris dampak dari diberlakukannya lockdown. Postingan tersebut disertai keterangan narasi "Inggris mulai rusuh, Akibat Lockdown, Rakyat mulai Kelaparan & bertindak secara brutal, penjarahan dimana mana, demi mengisi perut lapar".

Faktanya, seperti yang dilansir dari cek fakta Liputan6.com, bahwa video tersebut merupakan rekaman peristiwa kerusuhan di Inggris pada Agustus 2011 dan tidak ada kaitannya dengan lockdown yang terjadi di tengah pandemi COVID-19.

*SUMBER : Laporan Isu Hoaks
Dari Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika
Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.
Minggu, 22 Maret 2020

LAPORAN ISU HOAKS HARIAN MINGGU 22 MARET 2020 dapat diunduh di sini


Melayani Rakyat Menggunakan Hak Pilihnya

MENUJU 9 DESEMBER 2020
Pemilihan Bupati & Wakil Bupati Malang

Hari
Jam
Menit
Detik

ARSIP POSTING
[April 2020] 30 Arsip posting
[February 2020] 38 Arsip posting
[January 2020] 55 Arsip posting
[July 2020] 3 Arsip posting
[June 2020] 32 Arsip posting
[March 2020] 28 Arsip posting
[May 2020] 6 Arsip posting
MULTIMEDIA
Gunakan Masker, Cegah Penularan COVID-19
AGENDA KEGIATAN
Verifikasi Faktual Dukungan Bapaslon Perseorangan
Pencocokan & Penelitian Data Pemilih oleh PPDP
Pendaftaran Lembaga Pelaksana Survei / Jajak Pendapat & Penghitungan Cepat Hasil Pemilihan Bupati & Wakil Bupati Malang tahun 2020