Ketua KPU Jatim Buka Acara Rakor Evaluasi Sosdiklih dan Parmas di Kota Pasuruan

Berita Terkini Tanggal Kirim: 17 Desember 2020 | Penulis:

Tahapan pemungutan suara, penghitungan suara, serta rekapitulasi hasil Pemilihan Serentak 2020 selesai diselenggarakan. Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) melaksanakan evaluasi sosialisasi pendidikan pemilih (sosdiklih) dan realisasi target partisipasi masyarakat pada Pemilihan Serentak 2020. Dihadiri 19 KPU Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur, kegiatan dilaksanakan bertempat di aula kantor KPU Kota Pasuruan Jalan Panglima Sudirman Nomor 119A Kota Pasuruan pada hari Kamis, 17 Desember 2020.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain Anggota KPU Kabupaten/Kota, khususnya yang mengampu tugas Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM serta Sub Koordinator/ staf pada bagian Teknis dan Hupmas dari 19 KPU Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pemilihan Bupati atau Wali Kota tahun 2020. Dari KPU Jatim, hadir Ketua KPU Choirul Anam, Ketua Divisi Sosdiklih dan Parmas Gogot Cahyo Baskoro, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Muhammad Arbayanto, beserta staf KPU Provinsi Jawa Timur.

Ketua KPU Jatim Choirul Anam mengungkapkan kegiatan Evaluasi Sosdiklih dan Realisasi Target Parmas ini merupakan kegiatan rakor pertama usai dilaksanakannya tahapan pemungutan, penghitungan suara serta rekapitulasi hasil Pemilihan Serentak 2020. "Alhamdulillah Pemilihan Serentak Tahun 2020 di Jawa Timur telah berjalan lancar, aman dan kondusif," tuturnya (17/12/2020).

Ketua KPU Jatim ini menjelaskan bahwa usai tahapan pemungutan, penghitungan suara, serta rekapitulasi hasil pemilihan menjadi penting untuk dilakukan evaluasi pelaksanaan program sosialisasi dan pendidikan pemilih, serta realisasi target partisipasi masyarakat di masing-masing Kabupaten/Kota. "Di Jawa Timur, 18 Kabupaten/ Kota mengalami kenaikan angka partisipasi masyarakat. Menjadi PR bersama ketika ada 1 kota yang mengalami penurunan angka parmas pada Pemilihan Serentak 2020 ini," ungkap Choirul Anam.

Terkait partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Serentak tahun 2020, terdapat banyak faktor yang mempengaruhi dan tidak hanya bisa dinilai dari satu faktor saja. "Faktor yang mempengaruhi parmas ini misalnya, data pemilih, kontestasi, penyelenggaranya dalam hal ini KPU, minimnya anggaran, minimnya kegiatan sosialisasi dan sebagainya," jelas Ketua KPU Jatim.

Mengakhiri sambutan pembukaan acara, Ketua KPU Jatim ini berharap usai tahapan Pemilihan Serentak 2020 selesai dilaksanakan, terdapat inisiatif dari KPU Kabupaten/Kota untuk menerbitkan produk buku atau infografis hasil Pemilihan Serentak tahun 2020. 

Dilaksanakan mulai tanggal 17 Desember 2020, kegiatan ini direncanakan berlangsung hingga tanggal 18 Desember 2020. Dari KPU Kabupaten Malang, hadir Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Marhaendra Pramudya Mahardika bersama staf KPU Kabupaten Malang Fatqur Rohman Sandi. ***(mpm)


Melayani Rakyat Menggunakan Hak Pilihnya


Hari
Jam
Menit
Detik

ARSIP POSTING
[January 2021] 7 Arsip posting
MULTIMEDIA
Rapat Pleno Penetapan Paslon Terpilih dalam Pemilihan Tahun 2020
AGENDA KEGIATAN